Posted in Journey, Motherhood, Parenting

Tentang Membangun Kepercayaan Diri Anak

Malam itu..

Saya dan suami sholat Isya berjamaah. Alma malah mondar mandir keluar masuk kamar lalu duduk di atas kasur, duduk layaknya lagi menahan untuk buang air kecil – bergoncang goncang. Turun dari kasur, keluar kamar, masuk kamar lagi, lalu duduk lagi di atas kasur, begitu seterusnya – bolak balik.

Continue reading “Tentang Membangun Kepercayaan Diri Anak”

Posted in In English, Journey, Motherhood

Tentang Kebahagiaan

image

About 30 to 50 percent of happiness is genetically determined;
about 10 to 20 percent reflects life circumstances (such as age, gender, health, marital status, income, occupation);
and the rest is very much influenced by the way we think and act.
(Gretchen Rubin in her book “Happier at Home”).

Anybody agrees with Gretchen Rubin’s research-based-thought? 😉

Bahagia itu relatif. Bentuk relativitas yang sangat tergantung pada standar tertentu yang dibuat setiap orang. Bisa sama dan mungkin banget berbeda.

Continue reading “Tentang Kebahagiaan”

Posted in Motherhood, Parenting

Cara Sederhana Tumbuhkan Kemandirian Anak

Wiiih, gaya bener judulnya ya? Hihi.. Tapi isi tulisan ini sama sekali nggak berat kok. Cenderung ‘sepele’ malah 😅

Inspirasi untuk tulisan ini saya dapat sekitar 1,5 tahun lalu, dari terapis okupasinya Alma di RSIA Hermina Pasteur, waktu Alma masih menjalani terapi okupasi sebagai bagian dari terapi wicara (lihat cerita lengkapnya disini).

Setiap mau masuk ruangan terapi, Alma (waktu itu 2 tahun 4 bulan), harus buka sepatu sandal/sepatunya. Waktu itu, saya selalu bantu karena sebelumnya memang nggak pernah saya ajarin. Maklum, dulu saya mikirnya, “Biar cepet dan praktis 😁 Kalau mau pergi, nunggu anak pakai/lepas sandal/sepatu sendiri, ribet. Makan waktu”. 😅

Continue reading “Cara Sederhana Tumbuhkan Kemandirian Anak”

Posted in Cooking, Motherhood, Parenting

Tips Memilih Jajanan ‘Sehat’ untuk Anak

Sekitar 1 bulan lalu, ada beberapa gambar produk makanan yang ramai dapat respon mengagetkan di media sosial. Makanannya sih biasa.. bahkan terlihat cukup ‘akrab’ dikonsumsi anak-anak.

Terus, apa yang bikin kaget?

Ternyata di labelnya tercantum tulisan:

Disarankan tidak dikonsumsi oleh anak di bawah lima tahun, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Jreeeeng!

Continue reading “Tips Memilih Jajanan ‘Sehat’ untuk Anak”