Posted in Cooking

[Resep] Homemade Oxtail Soup (Sop Buntut Sapi)

 

imageDuluu banget, jaman sebelum nikah, sebagai penikmat good food, suka banget ‘nongkrong’ di d’Risol, homy cafe di daerah taman Citarum, Bandung.

Bukan cuma soal menu makanan dan minuman yang memang enak dan harga yang terjangkau untuk ukuran cafe di tengah kota, this place has more.

Tempatnya homey banget karena memang aslinya rumah tinggal yang ‘disulap’ jadi cafe. Mushola dan tempat wudhunya juga bersih dan nyaman.

Selain homemade risoles berbagai varian rasa yang jadi menu andalan, salah satu menu yang jadi favorit saya adalah Sop Buntut Sapi nya, entah yang dibakar atau versi original, dua-duanya asli enak banget 😋

Untuk saya yang lumayan ‘cerewet’ kalau makan daging sapi di luar rumah, Sop Buntut nya bikin saya ketagihan tiap dateng kesana. Nggak bau daging dan empuk banget. Kuah kaldunya juga manis, gurihnya nggak berlebihan macam pakai micin (MSG), dan yang paling penting selalu tersaji panas dan sayurnya segar. Hmmm… Jadi laper 😝

Sayangnya, sudah cukup lama cafe ini tutup. Katanya beralih kepemilikan. Saya juga heran kenapa bisa begitu, padahal cafe ini cukup laku. Jadilah nggak punya lagi tempat nge-sop buntut yang oke 😞

Untungnya, punya nenek Master Chef. Beliau biasa saya panggil Ibu. Umur Ibu udah lebih dari 80 tahun, tapi masih seneng masak. Inget banget dulu awal-awal tinggal di Penang terus pas pulang ke Bandung, kalau nggak dimasakin gulai padeh ayam merah/hijau, gulai padeh daging, ada juga sop buntut. Nggak kalah sama bikinan cafe 😊

Sekarang, malu dong kalau masih dimasakin. Tega bener, hehe. Akhirnya sok-sok an bikin resep sendiri, hasil modifikasi dari resep Ibu, sama resep sop daging khas masakan India yang biasa dijual di Penang:

Sop Buntut Sapi (Homemade Oxtail Soup)

Bahan:

  • 500 gram buntut sapi, cuci bersih (saya beli yang sudah dipotong)
  • 1-2 buah kentang, kupas lalu potong sesuai selera
  • 2 buah wortel, kupas lalu potong memanjang
  • 50 gram kembang kol/buncis/brokoli
  • 1 buah tomat ukuran kecil
  • Daun bawang dan seledri secukupnya

Bumbu halus:

  • 3 siung bawang putih ukuran sedang
  • 1 siung bawang merah ukuran sedang
  • 20-30 butir merica

Bumbu cemplung, boleh pilih:

  • 5 butir bunga cengkeh + 1/6 butir pala
  • 5 butir bunga cengkeh + 2 cm kayu manis + 5 butir buah pelaga + 3 butir bunga lawang

Cara membuat:

  • Didihkan air dalam panci, masukkan buntut satu per satu
  • Buang busa coklat yang terbentuk
  • Masukkan semua bumbu cemplung yang telah dicuci bersih
  • Kecilkan api, tutup panci, masak (simmer) selama 1,5 – 2 jam
  • Sambil menunggu buntut empuk, tumis bumbu halus sampai harum, masukkan ke dalam kuah sop
  • 15 menit menjelang buntut empuk, besarkan api menjadi sedang, buka tutup panci
  • Masukkan sayuran dimulai dari yang paling susah empuk (kentang, wortel, kembang kol/buncis/brokoli) dengan jarak waktu masing-masing 5 menit
  • Masukkan potongan tomat bersamaan dengan daun bawang dan seledri
  • Besarkan api sebentar sampai daun bawang dan seledri layu, matikan api
  • Sajikan panas dengan irisan cabai rawit, air perasan jeruk nipis, dan taburan bawang goreng

Kalau mau rasa yang light dan simple, boleh pilih bumbu cemplung yang pertama. Tapi, kalau bosan sama rasa sop buntut yang ‘standar’, boleh coba paduan bumbu cemplung yang kedua. Hmm.. yang mana tuh? Supaya nggak bingung nyari, berikut gambar rempahnya buat yang mungkin baru denger atau baru liat 😉 hehe.. #sombong 😁😅

image

Di Penang, istilahnya rempah 4 sekawan. Restoran India muslim biasa jual sop pakai bumbu ini. Wanginya khas dan rasa kuahnya jadi khas juga.

Percaya deh, habis bikin ini, jadinya sayang kalau mau makan sop buntut di luaran, karena udah tau harga dan ternyata bikinnya gampang. Berasa rugi mau ngeluarin uangnya; harga mahal dan belum tentu empuk/nggak bau daging 😝😁 hihi..

Pilih buntut yang segar supaya dapet kaldu yang manis. Nggak usah pakai micin-micinan lagi yaa 😉 Happy homemade cooking! 😊

Advertisements

18 thoughts on “[Resep] Homemade Oxtail Soup (Sop Buntut Sapi)

      1. Aku lagi alergi dapur nih Din akhir2 ini hahaha tapi memang aku lebih suka buat kue sih daripada masak2 hahahhaa….itu dia klo dah kelamaan cium bumbu malah jadi gak mau makan masakannya.

        Liked by 1 person

    1. Andin juga nggak pake pressure cooker ko, baru beli tapi belum dipake #pengumumanpenting 😝 hihi..

      Biasanya masak pake panci biasa, simmer 1,5 jam udah cukup empuk buat dewasa. Tapi kalau mau empuk banget sekalian buat anak ya 2 jam. Cuma harus hati2 kalau simmer-nya 2 jam, setelahnya jangan keseringan diaduk, otherwise itu daging pada lepas dan sisa tulang buntut aja 😅 hehe..

      Like

  1. Makasih resepnya Din. Aku baru tahu Pelaga itu nama lain Kapulaga (Cardemom) dan Bunga Lawang itu nama lain Kembang Pekak (Star Anise). Bahasa apa ya ini Din? Menarik untuk tahu nama asli bumbu-bumbu. Nanti kapan aku coba deh resepnya.

    Like

    1. Hihi.. Ini bahasa Melayu Mba Yoo, hehe.. Memang cardamom itu kapulaga dalam Bahasa Indonesia, cuma selama ini di Bandung nemunya agak beda, kapulaganya bulat instead of lonjong kayak yg di Malaysia. Jadi mau tulis kapulaga takut salah atau beda, hehe. Star anise memang pekak dalam Bahasa Indonesia dan biasa disebut bunga lawang dalam Bahasa Melayu 😉 seru yaaa nama rempah aja unik2 gini 😉 Btw suka pake rempah ini dalam masakan apa Mba Yo?

      Like

      1. Kapulaga di Indonesia memang bulat ya. Aku pake Kapulaga di masakan bersantan dari Sumatra. Resep masakan India juga banyak pake Kapulaga. Kembang Pekak biasanya untuk masakan Vietnam. Rendang & Kalio pake kembang Pekak juga enak Din untuk aromanya.

        Liked by 1 person

  2. Wihi, saa baru tahu bentuk kapulaga dan kembang lawang itu, Mbak :hihi. Wah, dari bahan yang segar, dibuat oleh tangan sendiri, saya yakin citarasa masakan ini bisa jadi nomor satu :hihi.
    Kalau mau coba masakan Mbak ini, sepertinya saya mesti ke Penang, nih… :hehe.

    Like

  3. Nggak aneh lah saya juga baru tau setelah ‘kepaksa’ belajar masak 😁 hehe.. Homemade food biasanya memang punya citarasa sendiri 😊 Nggak mesti ke Penang, coba bikin sendiri ajaaa 😁 hihi..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s